• PPN KEGIATAN MEMBANGUN SENDIRI

    Jadi, mulai 22 November 2012, batas pengenaan PPN atas kegiatan membangun sendiri adalah bangunan dengan luas minimal 200 m2.

    Tarif PPN kegiatan membangun sendiri adalah 10% dari dasar pengenaan PPN. Dasar pengenaan PPN ditetapkan sebesar 20% dari biaya yang dikeluarkan atau dibayarkan untuk membangun bangunan. Jadi, tarif PPN kegiatan membangun sendiri ialah 10% x 20% = 2%
    dari total biaya yang dikeluarkan untuk membangun.

    Ilustrasi :

    Anda membangun rumah dengan luasan bangunan di atas 200 M2,Dikerjakan sendiri tanpa menggunakan jasa kontraktor dengan total biaya material dan jasa upah pekerja Rp 500.000.000,maka PPN Kegiatan Membangun Sendiri adalah 2 % x Rp 500.000.000  = Rp 10.000.000,-

    Mekanisme pembayaran PPN dilakukan setiap bulan sebesar 2% dari biaya yang dikeluarkan saban bulan. Jadi, pembayaran PPN kegiatan membangun sendiri tidak menunggu sampai bangunan selesai. PPN terutang wajib disetor ke kas negara melalui Kantor Pos atau bank persepsi paling lama tanggal 15 bulan berikutnya setelah berakhirnya masa pajak.

    Landasan Peraturan Perpajakan

    1. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 163/PMK.03/2012 tentang Batasan dan Tata Cara Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas Kegiatan Membangun Sendiri.                             Dalam pasal 2 ayat 1 berbunyi, atas kegiatan membangun sendiri terutang Pajak Pertambahan Nilai.Perlu diinformasikan Peraturan Menteri ini mulai berlaku setelah 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal diundangkan yaitu 30 hari sejak tanggal 22 Oktober 2012 dan dengan diberlakukannya ketentuan ini maka Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.03/2010 tentang Batasan dan Tata Cara Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas Kegiatan Membangun Sendiri, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
    2. Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER-25/PJ/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER-23/PJ/2012 tentang Penetapan Secara Jabatan atas Jumlah Biaya Yang Dikeluarkan Dan / Atau Yang Dibayarkan Untuk Membangun Bangunan Dalam Rangka Kegiatan Membangun Sendiri.Pasal 2 ayat 1
    Atas kegiatan membangun sendiri terutang Pajak Pertambahan Nilai (PPN).Pasal 2 ayat 3
    Kegiatan membangun sendiri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah kegiatan membangun bangunan yang dilakukan tidak dalam kegiatan usaha atau pekerjaan oleh orang pribadi atau badan yang hasilnya digunakan sendiri atau digunakan pihak lain.Pasal 2 ayat 4
    Bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berupa satu atau lebih konstruksi teknik yang ditanam atau dilekatkan secara tetap pada satu kesatuan tanah dan/atau perairan dengan kriteria:
    a. konstruksi utamanya terdiri dari kayu, beton, pasangan batu bata atau bahan sejenis, dan/atau baja;
    b. diperuntukkan bagi tempat tinggal atau tempat kegiatan usaha; dan
    c. luas keseluruhan paling sedikit 200 meter persegi (m2).Pasal 5
    Pembayaran Pajak Pertambahan Nilai terutang atas kegiatan membangun sendiri dilakukan setiap bulan sebesar 10% (sepuluh persen) dikalikan dengan 20% (puluh persen) dikalikan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan dan/atau yang dibayarkan pada setiap bulannya.Pasal 9 ayat 1 
    Dalam hal orang pribadi atau badan yang melakukan kegiatan membangun sendiri tidak melakukan, kewajiban penyetoran Pajak Pertambahan Nilai, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama atau Kepala Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar dapat mengeluarkan surat teguran.

    Pasal 10
    Pajak Masukan yang dibayar sehubungan dengan kegiatan membangun sendiri tidak dapat dikreditkan.

    Sementara, kegiatan membangun bangunan sendiri yang tidak dipungut PPN:

    1. kegiatan membangun bangunan yang dilakukan oleh orang atau badan yang merupakan kegiatan usahanya. Tapi, bukan berarti tidak kena PPN. Cuma, beban PPN ada di pundak pembeli bangunan, bukan penjual bangunan.
    2. kegiatan membangun sendiri yang luasnya kurang dari 200 m2.
    3. membangun sendiri yang bangunannya digunakan bukan untuk tempat tinggal atau kegiatan usaha, seperti tempat ibadah.

    Sumber :

    1. http://www.ortax.org
    2. http://www.nusahati.com/2013/09/sekilas-tentang-ppn-atas-kegiatan-membangun-sendiri/
    3. http://property.okezone.com/read/2013/01/03/471/740830/redirect

     

     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also likeclose